Perkembangan Fashion Pria di Indonesia dari Masa ke Masa | GUDBOI

Perkembangan Fashion Pria di Indonesia dari Masa ke Masa

By  |  0 Comments

Akses informasi yang semakin mudah sangat memengaruhi perkembangan fashion pria di Indonesia. Apalagi di era digital seperti sekarang ini.



Tentu kamu masih ingat bagaimana gaya berpakaian ayahmu waktu kamu kecil. Ayahmu mungkin suka memakai celana cutbray lengkap dengan sepatu derby-nya, tidak lupa kemeja ketat bermotif yang kancing baju atasnya dibiarkan terbuka. Gaya berpakaian beliau pada waktu itu tentu saja jauh berbeda dengan gaya penampilanmu sekarang. Karena perkembangan fashion pria di Indonesia selalu berubah seiring waktu. Nah, kamu harus tahu bagaimana perkembangannya.

Pria 60 dan 70-an

instagram.co/ditoerlangga_

instagram.com/ditoerlangga_

Mungkin di era inilah masa muda ayah kamu berlangsung. Di akhir 60-an, rock’n roll baru diterima di Indonesia. Pria Indonesia pun tidak mau kalah dengan ikut mengadopsi tren fashion rock’n roll dari budaya Barat yang waktu itu begitu mendunia. Fashion pria masa itu identik dengan celana cutbray (bahan denim, katun, maupun corduroy). Atasannya, kemeja bermotif dengan ukuran super ketat pun menjadi pilihan.

intsgram.com/khocuhps

intsgram.com/khocuhps

Kaos oblong, kaos berkancing depan, atau polo shirt—yang juga super ketat—juga umum dipakai para pria. Ciri yang paling menonjol dari fashion pria 60 dan 70-an adalah, bagian bawah baju dimasukkan ke dalam celana, sehingga sabuk/gesper terlihat jelas, rapat mengikat pinggang. Tidak lupa aksesori seperti sepatu derby, loafer, atau sepatu sport, dan kacamata.

Pria 80 dan 90-an

David Bowie pictured holding a glass and chatting to somebody twiggalina.tumblr.com

Kalau kamu masih ingat film Warkop DKI yang sering diputar waktu liburan dulu, kurang lebih seperti dalam film itulah fashion pria di era 80 dan 90-an. Gaya pria di masa itu masih dengan kemeja atau kaos polo, dengan ukuran lebih longgar, tapi masih terlihat junkies. Celana yang dipakai disebut baggy, kebalikan dari cutbray. Kalau bagian bawah celana cutbray lebih lebar dari bagian atasnya, maka celana baggy memiliki bagian bawah yang sempit. Pada umumnya didominasi oleh celana berbahan jins/denim. Untuk aksesori, banyak pria 80 dan 90-an memakai jaket kulit. Selebihnya tidak banyak berubah dari era sebelumnya.

Pria Era Milenia

 

instagram.com/helloteds

instagram.com/helloteds

Ini masa kita, masa kamu dan saya, hehehe…. Kamu sudah meninggalkan cutbray dan baggy, kaos junkies dan kemeja motif. Pria milenia mengandalkan penampilan yang lebih fleksibel. Maka apapun yang dipakai, harus berukuran pas. Kemeja slimfit polos atau bermotif garis, jugacelana slimfit dan celana pensil berbahan denim atau katun. Di masa ini, kaos oblong jadi primadona. Terutama dengan membanjirnya usaha distro dan clothing. Selain kaos oblong (bergambar atau polos) dan kemeja, pria milenia memiliki banyak pilihan baju atasan, seperti kemeja flannel, jumper/sweater, dan kaos v-neck yang bisa dipadupadankan sesuka hati dengan bawahan celana slimfit/pensil atau celana pendek dengan berbagai pilihan bahan.

Perkembangan fashion pria di Indonesia yang sangat dipengaruhi tren fashion dunia. Maka tidak heran kalau perubahannya juga cukup banyak. Apalagi dengan arus informasi yang menyebar semakin cepat di masa kini.

Comments

comments


IBX582A9544C304A